Badan Lingkungan Hidup Kota Sorong ambil sikap setelah Mendapat laporan pencemaran udara yang semakin parah di area Kampus Politeknik Perikanan dan Kelautan Sorong

RRISorong.com – Sorong; Aktivitas perusahaan pengaspalan dan pemecahan batu yang dilakukan PT. Sinar Papua diwilayah jalan menuju ke tanjung kasuari kota sorong telah mengganggu kegiatan perkuliahan civitas akademika politeknik perikanan dan kelautan sorong yang disebabkan karena polusi udara limbah dari kegiatan perusahaan, hal inilah yang kemudian membuat pihak kampus politeknik melayangkan keluhan ke badan lingkungan hidup dan kemudian ditanggapi dengan pemberian bantuan berupa 1500 masker dan bibit pohon yang diserahkan kemarin.

Ahmad Nur Fauzi, Pelaksana Tugas Direktur Politeknik Perikanan dan kelautan sorong mengatakan, awla perusahaan beroperasi 4 tahun lalu tidak menjadi gangguan bagi seluruh civitas kampus, namun tahun ini cukup miris karena polusi yang dihasilkan telah mengganggu, sehingga pihak politeknik berinisiatif menyurati badan lingkungan hidup kota sorong.

“saat 4 tahun lalu perusahaan beroperasi tidak ada masalah, namun tahun ini cukup parah mungkin disebabkan karena aktivitas mengalami peningkatan, sehingga kami pun menyurati pihak Badan Lingkungan Hidup kota sorong dan alhamdulillah disikapi dengan pemberian bantuan tersebut, mengingat luas campus 12 hektare sehingga snagat tepat jika BLH memberikan bantuan bibit pohon” beber Ahmad Nur Fauzi Jum”at (4/11/2016).

Sementara, kepala Badan Lingkungan Hidup Kota sorong, Julian Kelly Kambu, mengatakan setelah menerima surat dan kemudian melakukan turlap, diakui aktivitas perusahaan telah menimbulkan polusi, debu dan asap, oleh karena itu BLH telah memberikan teguran, dan diterima pihak perusahaan, oleh sebab itu menunggu pembenahan, maka pihak BLH menyerahkan bantuan berupa masker 1500 lembar, bibit anakan pohon dan bibit pohon trembesi sebanyak 35.000 butir yang dapat ditanam di kampus.

“Kami menerima laporan dan kemudian kami tindak lanjuti, setelah turlap, maka kami putuskan memberikan bantuan kepada kampus politeknik perikanan dan kelautan, kami harap bantuan yang kami berikan dapat dimanfaatkan, dan kampus tetap asri sehingga mahasiswa bisa berkuliah dengan nyaman” kata Julian Kelly Kambu.

Keluhan atas aktivitas perusahaan sendiri menurut informasi tidak saja dilakukan pihak Politeknik perikanan dna kelautan melainkan juga warga sekitar termasuk markas Brimob Detasemen B Sorong. (yudhi/wyd)

About The Author

Number of Entries : 505

Comments (1)

Leave a Comment

© 2015 RRI Sorong, Developing by ATDIV.com

Scroll to top