LMA Malamoi menyerahkan Raperda pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum Adat Malamoi kepada Ketua DPRD Kabupaten Sorong

RRISorong.com – Sorong; Rancangan peraturan daerah pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat malamoi merupakan rancangan peraturan daerah kali pertama di tanah air sebagai raperda yang memberikan jaminan hukum atas keberadaan masyarakat adat yang selama ini terabaikan atau belum dijalankan secara baik.

Dikatakan ketua LMA Malamoi, Silas Ongge Kalami, tujuan diajukannya raperda perlindungan dan pengakuan hukum adat malamoi tersebut dilakukan untuk memberikan kepastian hukum atas keberadaan masyarakat adat sehingga masyarakat dapat hidup dan memanfaatkan potensi yang dimiliki untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat adat malamoi.

“kami datang ke gedung dewan membawa draft perda perlindungan masyarakat adat malamoi, kami berharap agar persoalan yang selama ini kurang mendapat perhatian dapat disikapi DPRD, sebab ini merupakan perda perlindungan masyarakat yang pertama di Indonesia’ tegas Silas Ongge Kalami saat ditemui, Kamis (13/10/2016) kemarin.

Ketua DPRD kabupaten sorong, Adam Klouw, S.PAK., SH., .mengatakan raperda yang diajukan oleh LMA malamoi nantinya akan dimasukkan sebagai raperda inisiatif DPRD kabupaten sorong yang akan dibahas segera, sebagai lembaga representasi masyarakat kabupaten sorong, akan berupaya maksimal dalam membahas, menelaah dan mengesahkan Raperda tersebut menjadi peraturan daerah yang tentunya akan dibahas bersama sama antara DPRD, pemerintah daerah dan perwakilan LMA Malamoi.

“Kami telah menerima draft rancangan perda perlindungan masyarakat Malamoi, pada dasarnya kami siap membahasnya, dan kami akan jadikan draft ini sebagai rancangan perda inisiatif DPRD pada sidang paripurna nanti” kata Adam Klouw,S.PAK.,SH.

Pengajuan raperda pengakuan dan perlindungan hukum masyarakat adat malamoi tersebut sarat dengan pertimbangan dan analisis akademis bekerjasama dengan perguruan tinggi ternama.(yudhi/wyd)

About The Author

Number of Entries : 505

Leave a Comment

© 2015 RRI Sorong, Developing by ATDIV.com

Scroll to top